seseorang yang tertarik dengan alam imaginal
tapi terjebak dalam alam fana…
berusaha mencari titik temu dan ingin melesat dalam nirwana yang kini kelabu dan penuh sembilu….
sesorang yang terlahir sebagai anak manusia karena belas kasihan Allah yang telah memilih satu di antara milyaran sel sperma yang berusaha merebut hati sang telur. seseorang yang hidup dari kasih sayang- Nya yang tidak pernah menghitung dan takkan pernah bisa menghitung rahmatnya mulai dari alam rahim hingga alam dunia yang fana. seseorang yang karena ilmu-Nya pernah ditakdirkan untuk mempelajari ilmu agama sehingga merasakan kebersamaan dalam kesepian dan kehampaan. seseorang yang meyakini bahwa kalimat di dunia yang tepat adalah I feel or I believe… bukan I think, “saya ada karena saya percaya bukan saya ada karena saya berfikir”. seseorang yang menyadari bahwa puncak tertinggi kefasihan adalah pemahaman al-Kitab di atas aql meskipun tidak ada yang sanggup menyentuh pemahaman itu kecuali“al-muthahharuun”
kini seseorang itu mengalami kegersangan. kehausan spiritual pun terjadi. tanpa ampun pengaruh materialis menjadi menarik, dan mencerabut aql yang fithri. dahaga akan kepemilikan mulai menggoyahkan kebersehajaan qana’ah. beribu hujjah-pun disusun sebagai justifikasi pembenaran nafs amaratun bis su’i. mana yang lebih baik antara rahib miskin yang selalu sibuk memikirkan dunia atau jutawan-dermawan yang memikirkan perut-perut lapar kaum mustadhafin. tanpa terkendali, alam bawah sadar meminta kepada aql dan berbisik, kamu harus kaya. bukankah taqdir yang ditentukan dan dijanjikan sesuatu hal yang rahasia dan tidak ada seorang makhluk pun di dunia yang mengetahuinya, bukankah taqdir merupakan sesuatu yang ada digenggamanmu. lalu hatipun berdesah lirih…wal akhirot khoirul laka minal ula…maka tidak lain, karena pandangan ini pula diriku gelisah dan terlarut dalam sembilu….
“ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفرلنا وترحمنا لنكوننا من الخاسرين”
lihat cv lengkap, klik aja di My Curriculum Vitae



Ahlan wa sahlan…akhirnya nongol juga. Baru tahu nih sekelumit perjalanan hidup Kang Sule. Antum sebagai pakar bahasa Arab siap-siap yah ane kejar ilmunya..hehe
kasihan juga penulis produktif qt ini…dirinya harus terbatasi kebijakan di kantor….
ketika sang gusti bertanya
kemana engkau akan pergi?
Ibrahim sang khalil berkata
menuju tuhanku daku pergi
petunjuk pasti diberikan padaku
ayo semangat….
penulis kebanggaan ridha, jangan menyerah…..
hidup itu selalu ada pilihan, dan tidak ada tidak pernah ada pilihan… klo mau pasti bisa