<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SULAEMAN</title>
	<atom:link href="http://nahawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nahawan.wordpress.com</link>
	<description>berkelana dalam alam fana sebagai manusia yang butuh cahaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 00:40:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nahawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SULAEMAN</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nahawan.wordpress.com/osd.xml" title="SULAEMAN" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nahawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengawasan Salah Kaprah</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/20/pengawasan-salah-kaprah/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/20/pengawasan-salah-kaprah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 00:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pojok celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[“Bila tidak ada yang mengisinya, KPK sebaiknya dibubarkan”, dikutip dari pernyataan Ketua DPR RI-periode 2010-2014, Dr. Marzuki Ali. Pernyataan yang demikian sederhana namun mampu mendatangkan kecaman yang luar biasa. Coba tengok beberapa komentar dari para tokoh seperti Febri Diansyah, peneliti ICW yang menyebut logika Marzuki ini telah jungkir balik, bahkan ada beberapa pernyataan masyarakat melalui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=405&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Bila tidak ada yang mengisinya, KPK sebaiknya dibubarkan”, dikutip dari pernyataan Ketua DPR RI-periode 2010-2014, Dr. Marzuki Ali. Pernyataan yang demikian sederhana namun mampu mendatangkan kecaman yang luar biasa. Coba tengok beberapa komentar dari para tokoh seperti Febri Diansyah, peneliti ICW yang menyebut logika Marzuki ini telah jungkir balik, bahkan ada beberapa pernyataan masyarakat melalui akun twitter yang ditayangkan di TV One yang meminta dari pada membubarkan KPK lebih baik membubarkan DPR. </p>
<p>Bila saya diminta berkomentar terhadap pernyataan Marzuki Ali, maka saya sangat setuju dengan syarat. Saya sangat menyadari bahwa perspektif yang dibangun dari ide pengawasan lahir karena sejatinya manusia mempunyai resiko melakukan kesalahan, jadi perlu diawasi dan diingatkan. Dengan demikian institusi-institusi yang inti programnya berupa pengawasan merupakan suatu yang <em>sine qua non</em>, menjadi sesuatu yang harus ada. Tapi tidakkah kita berfikir lebih mendalam bahwa ide ini telah memunculkan <em>distrust</em> di tengah-tengah kita. Apa jadinya bila kita membangun sebuah peradaban bila satu sama lain tidak ada yang saling mendukung melainkan saling curiga. Berapa <em>cost</em> yang harus dikeluarkan dari ketidakpercayaan ini, terlalu besar dan terlalu berharga untuk dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Pengawasan yang lahir dari ketidakpercayaan hanya akan memunculkan ketidakpercayaan. Maka tidaklah heran bila lembaga pengawasan di Indonesia sangat banyak bak jamur yang terus berdiaspora. Sungguh ironi bila kita mengetahui dana yang seharusnya untuk biaya pembangunan harus habis terserap pada sektor pengawasan. Terlebih efek domino yang ditimbulkan dari ketidakpercayaan yang selalu melahirkan ketidakpercayaan, dari satu institusi pengawasan yang harus diawasi oleh institusi pengawasan lainnya tanpa ada titik akhir. Seperti angka 1 (satu) ketika harus dibagi 0 (kosong)</p>
<p>Maka pernyataan Marzuki menjadi oase yang akan meredakan kedahagaan di antara kita. Kehausan akan kepercayaan dan amanah dari seseorang. Sudah saatnya kita membangun saling percaya di antara kita. Ada baiknya bila kita mau memperbaiki diri kita sendiri daripada diperbaiki oleh orang lain. Introspeksi, pengendalian internal, dan <em>self recovery</em> bukankah suatu yang fitrah yang dimiliki setiap manusia yang mempunyai budi. Bila dahulu rasul mengajarkan para sahabatnya terminologi ihsan yang menyebutkan “kondisi atau kapasitas di mana kita dapat merasakan dan melihat kehadiran Tuhan, namun bila kita tidak sampai pada kondisi ini maka kita harus yakin bahwa Tuhan selalu melihat dan mengawasi kita” dan juga praktik yang dilakukan para sahabat di mana mereka satu sama lain saling mengingatkan tanpa harus menjadikan kebiasaan ini menjadi <em>core business</em> sebuah institusi. Cobalah mulai mempercayai institusi Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga pengawasan lainnya. Berikan amanah pada mereka, dan berikan kesempatan pada mereka untuk melakukan introspeksi, pengendalian internal dan <em>self recovery</em> melalui <em>capacity building</em> yang mereka kembangkan. Biarkan efek domino kepercayaan mengalir dan menjalar ke seluruh Indonesia sehingga lembaga pengawasan akan semakin berkurang dan <em>cost</em> pengawasan dapat digunakan sebagai pembangunan moral dan mental yang berkelanjutan</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/pojok-celoteh/'>pojok celoteh</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=405&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/20/pengawasan-salah-kaprah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Arus Kas</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/laporan-arus-kas/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/laporan-arus-kas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2011 23:59:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pojok celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[“Laporan Arus Kas digunakan untuk mengetahui dari mana kas (sumber dana) berasal dan untuk apa digunakan”. Kutipan itu saya ambil dari mata kuliah financial accounting-IFRS, Kieso, chapter 13 dan merupakan salah satu kegunaan Laporan Arus Kas. Sebenarnya statement di atas bukan merupakan sesuatu yang orisinil karena pada pelajaran tauhid, khususnya tentang salah satu pertanyaan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=403&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Laporan Arus Kas digunakan untuk mengetahui dari mana kas (sumber dana) berasal dan untuk apa digunakan”. Kutipan itu saya ambil dari mata kuliah <em>financial accounting</em>-IFRS, Kieso, chapter 13 dan merupakan salah satu kegunaan Laporan Arus Kas. Sebenarnya <em>statement</em> di atas bukan merupakan sesuatu yang orisinil karena pada pelajaran <em>tauhid</em>, khususnya tentang salah satu pertanyaan di alam kubur kelak ada pertanyaan dari malaikat yang bertanya tentang harta dari mana kita dapatkan, dan untuk apa kita habiskan.</p>
<p>Pelajaran yang kita dapatkan dari pertanyaan malaikat kepada setiap manusia kelak adalah banyak dan sedikitnya harta bukanlah suatu hal yang fundamental, karena malaikat tidak akan bertanya &#8220;kamu masuk dalam urutan keberapa orang terkaya di Asia, atau di Eropa atau di dunia, tapi lebih menekankan bagaimana kita memperoleh harta dan bagaimana mengatur harta tersebut. Kalau dicermati dengan seksama, jelaslah kalau Allah lebih <em>concern</em> pada suatu proses bukan hasil, pada kualitas bukan kuantitas. Nah sahabat, jadi jangan pernah berfikir untuk menumpuk harta kekayaan sampai nama kita masuk <em>top list</em> orang terkaya di Asia atau dunia, karena hal itu perbuatan sia-sia. Semakin Anda bagikan, dermakan kepada orang yang membutuhkan, maka semakin berharga nilai dan posisi kita di mata Allah.   </p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/pojok-celoteh/'>pojok celoteh</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/403/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=403&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/laporan-arus-kas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syukur</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/syukur/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/syukur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2011 23:39:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Aksioma: Jasad manusia berasal dari sari pati tanah –tools yang terbentuk berupa syahwat-berpotensi menimbulkan kehinaan dan keburukan-dinilai sebagai dosa yang berakumulasi mendatangkan murka sehingga diganjar dengan siksa di neraka Ruh berasal dari tiupan Allah atau kasih sayang Allah-tools yang terbentuk berupa akal-berpotensi menimbulkan kemulyaan dan kebajikan-dinilai sebagai pahala berakumulasi mendatangkan ridho sehingga diganjar dengan kesenangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=396&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Aksioma:</strong></p>
<p>Jasad manusia berasal dari sari pati tanah –<em>tools</em> yang terbentuk berupa syahwat-berpotensi menimbulkan kehinaan dan keburukan-dinilai sebagai dosa yang berakumulasi mendatangkan murka sehingga diganjar dengan siksa di neraka</p>
<p>Ruh berasal dari tiupan Allah atau kasih sayang Allah-<em>tools</em> yang terbentuk berupa akal-berpotensi menimbulkan kemulyaan dan kebajikan-dinilai sebagai pahala berakumulasi mendatangkan ridho sehingga diganjar dengan kesenangan di surga</p>
<p>Keadilan Allah telah membentuk suatu rumus ketidakseimbangan. Dalam kajian filsafat dan etika, adil memang belum tentu merata, begitupun di mata Allah ketidakseimbangan merupakan keadilan. Ruh yang bersifat abadi disandingkan dengan jasad yang bersifat fana. Ruh tidak sama dengan jasad bahkan ruh lebih besar baik dari sudut potensi maupun dari sudut kekekalan dibandingkan  jasad. Rumus ini merupakan kemestian karena kasih sayang Allah yang melebihi murka-Nya. Maka sungguh sangat merugi bila ada manusia yang tidak memanfaatkan potensi ruhiyahnya dan tidak mengembangkan potensinya sampai pada titik yang tidak terbatas, karena sejatinya potensi ruh adalah potensi yang tidak terbatas. </p>
<p>Dari makro kosmik yang berupa alam semesta, manusia tidak perlu susah payah memciptakan langit dan bumi beserta isinya untuk mereka tinggal dan berkembang biak. Manusia hanya diminta sebagai khalifah, pemelihara kelangsungan seluruh entitas yang tinggal hanya di permukaan bumi. Maka nikmat Tuhan yang mana yang mau kita ingkari ….. ?</p>
<p>Dari mikro kosmik yang berupa diri pribadi, manusia tidak perlu susah payah menciptakan dirinya sendiri, manusia hanya diminta untuk berusaha tapi ketetapan dan ridho hanya milik Allah tatkala memilih kita di antara milyaran sel sperma yang saling berlomba untuk membuahi sel telur. Bila menggunakan pendekatan probabilitas, maka terlalu kecil kemungkinan bagi setiap sel sperma untuk dipilih bila bukan karena kasih sayang-Nya. Maka nikmat Tuhan yang mana yang mau kita ingkari …… ?</p>
<p>Dari perspektif <em>learning and growth</em>, kemampuan otak manusia yang dapat menerima setiap informasi dan mengolah akumulasi informasi tersebut melalui katagorisasi, klasifikasi, hingga falsifikasi. Dengan demikian akan nampak segala sesuatu sesuai dengan kesejatiannya dalam wujud <em>paradox</em>; hitam atau putih, gelap atau terang, salah atau benar, kehinaan atau kesucian, murka atau ridho sehingga pada akhirnya kita-pun akan memilih entitas yang lebih abadi yaitu putih, terang, benar, kesucian dan ridho. Hal ini merupakan kemestian karena ruh pada bentuk aslinya adalah sesuatu yang yang pro pada kebenaran, kesucian dan keridhoan, sedangkan ketiadaannya baru memunculkan kegelapan, kesalahan dan kemurkaan. Maka dapat disimpulkan bahwa <em>default</em><em></em> potensi yang akan kita jumpai menjelang akhir hayat hidup manusia adalah kesalehan, kebajikan dan segala perbuatan yang mendatangkan keridhoan-Allah. Maka nikmat Tuhan yang mana yang mau kita ingkari …… ?</p>
<p>Dari pespektif wujud, Tidak mungkin ada dua entitis yang sesuai secara mutlak. Karena sejatinya entitas yang mewujud itu berbeda. Suatu kemustahilan apabila ada dua entitas yang mewujud secara identik baik dari sudut pandang eksoteris yang bersifat fisik, maupuun dari sudut pandang esoteris yang bersifat non fisik. Maka dirimupun akan bermakna di mata entitas lainnya karena kesempurnaan diri kamu ada pada diri saya, dan kesempurnaan diri saya ada pada dirimu. Maka nikmat Tuhan yang mana yang mau kita ingkari …… ?</p>
<p><strong>Hikmah</strong><em></p>
<p>Sungguh … kehidupan merupakan kenikmatan tertinggi yang dianugerahkan Allah kepada setiap hamba-Nya, apa yang dapat kau persembahkan sebagai balasanmu atas segala nikmat yang diberikan, Berapapun keras usaha dan pengabdian yang kita persembahkan, tentu tidak akan pernah dapat menebus kenikmatan yang telah kita rasakan<br />
</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=396&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/09/19/syukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laron</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/07/12/cahaya-2/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/07/12/cahaya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 01:11:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Laron&#8230; mengapa dirimu kerap datang ketika hujan menjelang mengapa dirimu menghampiri lentera-lentara dan menutupi cahaya apakah kau mencari cahaya atau kau ingin bertemu inti cahaya mana yang kau rindu bersama cahaya sejenak dan dirimu sulit menjejak ataukah bersatu bersama inti cahaya di mana dirimu lebur menyatu Begitu cepat kau mengepakkan sayap hanya untuk sekedar bertahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=384&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nahawan.files.wordpress.com/2011/07/laron.jpg"><img src="http://nahawan.files.wordpress.com/2011/07/laron.jpg?w=560" alt="" title="laron"   class="aligncenter size-full wp-image-391" /></a></p>
<p>Laron&#8230;<br />
mengapa dirimu kerap datang ketika hujan menjelang<br />
mengapa dirimu menghampiri lentera-lentara dan menutupi cahaya<br />
apakah kau mencari cahaya atau kau ingin bertemu inti cahaya<br />
mana yang kau rindu bersama cahaya sejenak dan dirimu sulit menjejak<br />
ataukah bersatu bersama inti cahaya di mana dirimu lebur menyatu</p>
<p>Begitu cepat kau mengepakkan sayap<br />
hanya untuk sekedar bertahan dalam pelukan cahaya dibarisan terdepan<br />
berhimpitan berdesakan pada akhirnya sayapmu pun patah<br />
berjatuhan berserakan dan kau pun terjerembab jatuh menuju tanah<br />
tidakkah kau menyesal wahai pencari cahaya&#8230;</p>
<p>tidak&#8230;<br />
Hamba tidak pernah menyesal<br />
usaha hamba telah maksimal dipenghujung senja<br />
hamba tahu bahwa hidup hamba hanya sebatas hujan<br />
hamba tahu kemana harus berlabuh dan menetap<br />
hamba sudah bertemu Sang Pemilik Cahaya kehidupan<br />
bersamanya hamba dan dirimu berlabuh menuju kedamaian</p>
<p>Kita semua berlomba menuju cahaya<br />
berduyun duyun mencari sang pemilik cahaya<br />
cahaya yang diwujudkan terasa hangat mendera<br />
yang hanya dapat ditangkap oleh hati tanpa noda</p>
<p>bila al-Quran adalah cahaya kehidupan<br />
maka jangan kau tinggalkan<br />
bila orang-orang solih adalah pantulan inti cahaya<br />
maka jangan kau sia-siakan</p>
<p>Mereka adalah pintu gerbang menuju inti cahaya<br />
inti cahaya yang kita idam-idamkan<br />
untuk larut dan melebur bersamanya<br />
dalam kehdidupan setelah kematian </p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/puisi/'>puisi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/384/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/384/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=384&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/07/12/cahaya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nahawan.files.wordpress.com/2011/07/laron.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">laron</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memberilah</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/22/memberilah/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/22/memberilah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 01:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petuah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Memberilah&#8230; Karena eksistensi manusia diwujudkan dengan pemberian Pemberian adalah simbol eksistensi dan wujud konkrit dari keberadaan dirimu Tanpa memberi, maka dirimu kan menuju kefanaan Jangan biarkan dirimu diabaikan bahkan diacuhkan, biarkan pemberian itu mengukir namamu sepanjang sejarah yang tak terlupakan Filed under: Petuah<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=377&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memberilah&#8230;<br />
Karena eksistensi manusia diwujudkan dengan pemberian<br />
Pemberian adalah simbol eksistensi dan wujud konkrit dari keberadaan dirimu<br />
Tanpa memberi, maka dirimu kan menuju kefanaan<br />
Jangan biarkan dirimu diabaikan bahkan diacuhkan, biarkan pemberian itu mengukir namamu sepanjang sejarah yang tak terlupakan</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/petuah/'>Petuah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/377/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=377&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/22/memberilah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Qana&#8217;ah</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/17/qanaah/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/17/qanaah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 00:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petuah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Ya Rabbi&#8230;anugerahkan kepada ku kenikmatan merasa cukup dalam materi, karena sejatinya diriku kan merasa resah jika kau berikan kelebihan apalagi kekurangan namun anugerahkan kepadaku kehausan kan immateri, agar aku senantiasa merasa tidak cukup dan selalu mencari diri-Mu dalam perjalanan singkatku menuju diri-Mu&#8230;amin Filed under: Petuah<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=370&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Rabbi&#8230;anugerahkan kepada ku kenikmatan merasa cukup dalam materi, karena sejatinya diriku kan merasa resah jika kau berikan kelebihan apalagi kekurangan<br />
namun anugerahkan kepadaku kehausan kan immateri, agar aku senantiasa merasa tidak cukup dan selalu mencari diri-Mu dalam perjalanan singkatku menuju diri-Mu&#8230;amin</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/petuah/'>Petuah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=370&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/06/17/qanaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>menikmati takdir</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2011/01/20/menikmati-takdir/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2011/01/20/menikmati-takdir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 01:28:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petuah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[kehidupan apakah lingkaran dan pertemuan dari segala sesuatu yang bebas tak terkendali atau perencanaan dan kepastian dari segala sesuatu yang diharapkan bila sesuatu yang kau alami tidak sesuai harapan, maka lepaskanlah&#8230; kita semua memang mengharapkan yang terbaik menginginkan yang terindah mendambakan sesuatu, seseorang bahkan Tuhan yang paling ideal harapan dan keinginan hanya terwujud dalam alam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=363&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kehidupan apakah lingkaran dan pertemuan dari segala sesuatu yang bebas tak terkendali<br />
atau perencanaan dan kepastian dari segala sesuatu yang diharapkan<br />
bila sesuatu yang kau alami tidak sesuai harapan, maka lepaskanlah&#8230;</p>
<p>kita semua memang mengharapkan yang terbaik<br />
menginginkan yang terindah<br />
mendambakan sesuatu, seseorang bahkan Tuhan yang paling ideal<br />
harapan dan keinginan hanya terwujud dalam alam maksud<br />
biarlah ia tumbuh, berkembang mengikuti alam imaginasi<br />
karena dalam alam itu segala sesuatu tak dapat dibatasi</p>
<p>tapi bila hal itu tidak terjadi&#8230;<br />
janganlah engkau bersedih wahai saudaraku<br />
karena tidak terjadinya harapanmu, impianmu, keinginanmu bukan hanya terjadi pada engkau<br />
kita semua punya mimpi, kita semua punya keinginan, kita semua punya harapan<br />
yang tidak terwujud sama seperti dirimu</p>
<p>memang pada mulanya engkau merasakan ketidak adilan, penindasan, keterasingan dan ketidak percayaan<br />
tapi itu semua harus terjadi&#8230;<br />
karena sejatinya, itu merupakan episode kehidupan yang terbaik yang harus kita lalui<br />
yang harus kita jalani dan sikapi penuh arti<br />
sikapilah dengan penuh pertimbangan, penuh kerendahan, penuh kesabaran dan yakinlah<br />
itu merupakan keadilan buat semua, tidak hanya engkau tapi seluruh alam semesta</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/petuah/'>Petuah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=363&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2011/01/20/menikmati-takdir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara aku dan Engkau</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/09/23/antara-aku-dan-engkau/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/09/23/antara-aku-dan-engkau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 09:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[ketika aku hidup kenapa Engkau mati ketika aku ada kenapa Engkau tiada ketika aku menjelma, maka diri-Mu menghilang ketika aku me-wujud, maka diri-Mu mulai maujud ketika diriku maujud, maka Engkau menjadi Wujud bagaimana diriku menjadi ada dan Engkaupun Ada bagaimana agar aku menjadi wujud dan Engkaupun Wujud bagaimana agar aku bereksistensi dan kita ber-imanen tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=302&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ketika aku hidup kenapa Engkau mati<br />
ketika aku ada kenapa Engkau tiada<br />
ketika aku menjelma, maka diri-Mu menghilang<br />
ketika aku me-<em>wujud</em>, maka diri-Mu mulai <em>maujud</em><br />
ketika diriku maujud, maka Engkau menjadi Wujud</p>
<p>bagaimana diriku menjadi ada dan Engkaupun Ada<br />
bagaimana agar aku menjadi wujud dan Engkaupun Wujud<br />
bagaimana agar aku bereksistensi dan kita ber-<em>imanen</em> tanpa batas<br />
bagaimana agar kita bersama dan menafikan ruang dan waktu </p>
<p>semua cara telah kulalui&#8230;<br />
kucoba dekati Engkau melalui pintu ampunan-Mu<br />
rasanya seperti hamba terhadap tuannya<br />
kucoba dekati Engkau melalui ketakutan terhadap murka-Mu<br />
rasanya seperti budak terhadap majikannya<br />
kucoba dekati Engkau dengan penuh harap terhadap surga-Mu<br />
rasanya seperti pengusaha yang gemar menimbang labanya<br />
kucoba dekati Engkau melalui pintu ke-<em>zuhud</em>-an<br />
rasanya seperti kefakiran tanpa pertimbangan<br />
kucoba dekati Engkau melalui pintu permohonan<br />
rasanya seperti pengemis yang selalu kekurangan<br />
kucoba mendekati Engkau dengan penuh rasa kecukupan<br />
rasanya seperti saudagar kaya yang tidak membutuhkan Engkau<br />
padahal aku adalah hamba yang membutuhkan Engkau<br />
meskipun kutahu Engkau tidak membutuhkan aku</p>
<p>akhirnya aku menyerah&#8230;<br />
Kau tidak pernah bersamaku ketika aku berbeda dengan diri-Mu<br />
aku bukanlah diri-Mu dan Kau bukanlah diriku<br />
aku hanya ciptaan dan Engkau adalah Pencipta<br />
aku hanya rindu kembali kepada-Mu<br />
pulang ke dalam diri-Mu<br />
karena Kau yang meniupku dan Engkau pula yang kan menghirupku<br />
untuk kembali bersama-Mu tanpa batasan ruang dan waktu<br />
karena aku adalah diri-Mu, tapi Kamu bukanlah aku</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/puisi/'>puisi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/302/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=302&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/09/23/antara-aku-dan-engkau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>berharap media sadar</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/11/berharap-media-sadar/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/11/berharap-media-sadar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 09:46:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pojok celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[peran media demikian aktif dalam pemberitaan aib atau keburukan. bukankah tidak ada orang lain yang ingin aibnya dibuka secara massive. melalui berita kita belajar membiasakan diri untuk menjadi manusia yang sok suci padahal punya potensi lebih buruk karena tanpa kita sadari, kita membiasakan keburukan ada dalam ingatan kita yang suatu saat kan menjelma menjadi perbuatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=345&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>peran media demikian aktif dalam pemberitaan aib atau keburukan. bukankah tidak ada orang lain yang ingin aibnya dibuka secara massive. melalui berita kita belajar membiasakan diri untuk menjadi manusia yang sok suci padahal punya potensi lebih buruk karena tanpa kita sadari, kita membiasakan keburukan ada dalam ingatan kita yang suatu saat kan menjelma menjadi perbuatan kita&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/pojok-celoteh/'>pojok celoteh</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/345/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=345&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/11/berharap-media-sadar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa FILI</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/04/321/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/04/321/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 02:50:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[اللهم إنا نسألك بسمك يا ألله، يارحمن، يارحيم، يا كريم، يامقيم، ياعظيم، ياقديم، ياعليم، ياحليم، ياحكيم سبحانك يالاإله إلاأنت الغوث الغوث، خلصنا من النار ياربنا Wahai Dzat Yang Maha Bersyukur Lihatlah kami semua yang hadir dalam ruangan ini dalam rangka bersyukur kepada-Mu Berkumpul dalam ikatan persaudaraan karena – Mu Yang mengharapkan petunjuk dan belas kasih-Mu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=321&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><P align="center"><br />
اللهم إنا نسألك بسمك يا ألله، يارحمن، يارحيم، يا كريم، يامقيم، ياعظيم، ياقديم، ياعليم، ياحليم، ياحكيم<br />
</strong></P><br />
<strong><P align="center"><br />
سبحانك يالاإله إلاأنت الغوث الغوث، خلصنا من النار ياربنا<br />
</strong></P><br />
Wahai Dzat Yang Maha Bersyukur<br />
Lihatlah kami semua yang hadir dalam ruangan ini dalam rangka bersyukur kepada-Mu<br />
Berkumpul dalam ikatan persaudaraan karena – Mu<br />
Yang mengharapkan petunjuk dan belas kasih-Mu<br />
Yang memuja-Mu karena Engkaulah satu-satunya Dzat<br />
yang pujian hanya untuk dan milik-Mu<br />
Sambutlah kami dengan penuh keridhoan karena Engkaulah satu-satunya Dzat<br />
yang memiliki kemulyaan dan keabadian</p>
<p>Wahai Yang Memiliki Kedermawanan dan Kasih Sayang<br />
Wahai Yang Memiliki semua karunia dan kenikmatan<br />
Bukankah semua kenikmatan tidak lain selain titipan yang Kau berikan<br />
Maka ajarkan kepada kami kedermawanan dalam kebersamaan<br />
Kepedulian  dalam kesenangan maupun kesulitan<br />
Pengorbanan dalam kelapangan maupun kesempitan<br />
Kebahagiaan dalam bersukur dan berkorban<br />
Karena Sumber kebahagiaan bukan terletak pada banyaknya nikmat yang kau berikan<br />
tetapi pada banyaknya rasa syukur yang kami panjatkan dan pengorbanan yang kami persembahkan</p>
<p>Wahai Dzat yang sifat jamaliyahnya lebih tinggi dari sifat jalaliyah<br />
Janganlah Kau tambahkan amanah kepada kami kecuali kami sanggup mengembannya<br />
Janganlah Kau tambahkan rizki kepada kami kecuali kami sanggup mensyukurinya<br />
Janganlah Kau timpakan cobaan kepada kami kecuali kami sanggup bersabar atasnya<br />
Janganlah Kau berikan kesulitan kepada kami kecuali kami sanggup mencari jalan keluarnya<br />
Janganlah Kau tambahkan ujian kepada kami kecuali kami sanggup atasnya</p>
<p>Wahai Dzat Yang Membolak-balikkan Hati<br />
Tetapkan hati kami agar selalu tertaut dengan – Mu<br />
Wahai Dzat Yang Sanggup Menggetarkan Hati<br />
Arahkan hati kami agar selalu ta’at kepada-Mu</p>
<p>Jakarta, 03 Juni 2010<br />
FILI</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/doa/'>doa</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/321/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=321&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/06/04/321/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/27/cinta-3/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/27/cinta-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 02:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Apakah arti cinta bagi dua anak manusia Apakah arti cinta bagi seorang ibu terhadap anaknya Apakah arti cinta bagi bagi rasul terhadap ummatnya Apakah arti cinta bagi Mu Tuhan kepada makhluk-Mu Wahai bunda yang kini tubuhmu mulai gontai ketika melangkah Wahai bunda yang kini pandanganmu mulai mengabur tatkala menatapku Wahai bunda yang kini belaianmu mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=231&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah arti cinta bagi dua anak manusia<br />
Apakah arti cinta bagi seorang ibu terhadap anaknya<br />
Apakah arti cinta bagi bagi rasul terhadap ummatnya<br />
Apakah arti cinta bagi Mu Tuhan kepada makhluk-Mu</p>
<p>Wahai bunda yang kini tubuhmu mulai gontai ketika melangkah<br />
Wahai bunda yang kini pandanganmu mulai mengabur tatkala menatapku<br />
Wahai bunda yang kini belaianmu mulai bergetar tatkala menyapu rambutku<br />
Wahai bunda yang kini suaramu mulai parau ketika mendoakanku</p>
<p>Bagimu tidak pernah ada kelelahan untuk mengingatku padahal diriku kerap melupakanmu<br />
Bagimu tidak pernah ada paksaan untuk menyayangiku padahal diriku kerap mengabaikanmu<br />
Bagimu tidak pernah ada kebosanan untuk mendoakanku padahal diriku kerap jauh dari Rabb-Mu<br />
Bagimu tidak pernah ada kejahatan dalam sikapmu padahal diriku belum tentu berbuat baik padamu<br />
Semua hanyalah agar aku berkembang karena diriku kau anggap sebagai titipan kekasih-Mu</p>
<p>Wahai rasul &#8230;<br />
kuyakin teduh matamu sanggup menyampaikan ribuan kata tanpa kau harus berbicara<br />
kuyakin senyumanmu sarat makna tanpa kau harus berkata<br />
kuyakin kau tidak pernah menyerah ketika berusaha menyadarkan kita<br />
kuyakin dirimu selalu terjaga demi umatmu yang belum tentu mengenalmu<br />
apakah dirimu tidak pernah lelah tatkala umat mengabaikanmu<br />
apakah kau tidak pernah kehabisan energi untuk berbagi<br />
walaupun umatmu belum tentu memberi</p>
<p>Wahai Tuhanku &#8230;<br />
kutahu diri-Mu selalu memberi<br />
meskipun Kau tahu mereka tidak berbagi<br />
kutahu diri-Mu kerap bersabar<br />
meskipun Kau tahu mereka mendustakan-Mu<br />
kutahu mereka mendekati-Mu bukan untuk-Mu<br />
tapi rizki-Mu, petunjuk-Mu, ampunan-Mu<br />
Kau adalah Tuhan bagi yang bersabar dan yang berputus asa<br />
Tuhan bagi yang sholeh dan juga pendosa<br />
Tuhan bagi yang terhormat dan juga terhina<br />
Tuhan yang cinta-Nya tidak pernah memilih diantara makhluk-Nya<br />
Tuhan Semesta&#8230;Robb al-&#8217;Alamin </p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/puisi/'>puisi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=231&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/27/cinta-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan bagi tuhan</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/23/tuhan-bagi-tuhan/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/23/tuhan-bagi-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 02:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[aku adalah tuhan bagi Tuhanku aku adalah majikan bagi Dia aku adalah tuan dan raja bagi-Nya aku adalah pemilik dan penguasa bagi akal dan fikiranku karena Tuhanku merupakan rekayasa dan manipulasi kondisi jiwa ku aku terbiasa meminta tanpa harus takut memberi aku terbiasa memohon agar Dia menuruti semua keinginanku aku terbiasa memuji untuk memudahkan semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=312&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>aku adalah tuhan bagi Tuhanku<br />
aku adalah majikan bagi Dia<br />
aku adalah tuan dan raja bagi-Nya<br />
aku adalah pemilik dan penguasa bagi akal dan fikiranku<br />
karena Tuhanku merupakan rekayasa dan manipulasi kondisi jiwa ku</p>
<p>aku terbiasa meminta tanpa harus takut memberi<br />
aku terbiasa memohon agar Dia menuruti semua keinginanku<br />
aku terbiasa memuji untuk memudahkan semua hasratku<br />
aku terbiasa memerintah tanpa harus takut Dia tidak melaksanakan<br />
aku terbiasa berbicara tanpa harus mau mendengar apa yang Dia titahkan<br />
hidupku penuh dengan permohonan, rayuan, pujian dan permintaan<br />
aku sibuk dengan pemenuhan seluruh keinginanku</p>
<p>tapi &#8230;<br />
Tuhanku tidak pernah mengeluh di hadapanku<br />
Tuhanku tidakpernah meminta kepadaku<br />
Tuhanku tidak pernah berbicara langsung denganku<br />
aku tidak tahu kenapa dia tidak memerlukanku<br />
padahal aku kerap dan senatiasa membutuhkan Dia<br />
apakah aku pun harus menjadi Tuhan dan tidak membutuhkan Tuhan<br />
agar aku dapat meneladani dan memahami diri-Mu<br />
wahai Tuhanku</p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/puisi/'>puisi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=312&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/23/tuhan-bagi-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kesempurnaan</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/17/kesempurnaan/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/17/kesempurnaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 02:32:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Allah menciptakan makhluk maka Dia pula yang akan menyempurnakannya bak metamorfosa setiap makhluk menuju maqom-maqomnya Seorang filosof berkata: &#8220;setiap yang ada kan rusak dan binasa bukan sempurna&#8221;. Sangat menarik bila dicermati eksisten-eksisten yang ada terjadi karena diwujudkan bukan karena mewujud dengan sendirinya. Sang Wujud adalah kesempurnaan maka setiap yang diwujudkan tidak mungkin bergerak selain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=303&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Allah menciptakan makhluk<br />
maka Dia pula yang akan menyempurnakannya<br />
bak metamorfosa<br />
setiap makhluk menuju maqom-maqomnya</p>
<p>Seorang filosof berkata: &#8220;setiap yang ada kan rusak dan binasa bukan sempurna&#8221;. Sangat menarik bila dicermati eksisten-eksisten yang ada terjadi karena diwujudkan bukan karena mewujud dengan sendirinya. Sang Wujud adalah kesempurnaan maka setiap yang diwujudkan tidak mungkin bergerak selain ke arah kesempurnaan itu sendiri. Hukum yang dapat diterima oleh manusia bahkan sudah menjadi aksioma bahwa yang kekal adalah perubahan itu sendiri. Maka dapat disimpulkan bahwa kemestian evolusi yang tidak dapat ditolak atau pun dihindari. Bukankah perubahan merupakan kesempurnaan itu sendiri, tapi kenapa manusia suka keabadian. Kecenderungan membentuk rezim bagi dunia politik, penumpukan kapital bagi dunia ekonomi, bedah plastik bagi dunia kecantikan dan berlian sebagai simbol keabadian. Semuanya merupakan fitrah atau nafsu manusia? Bila fitrah manusia itu ada pada upaya pelanggengan segala yang materi, maka kecenderungan menuju keabadian materi merupakan kesempurnaan, tapi bila sebaliknya, maka kecenderungan menuju keabadian merupakan libido, nafsu, syahwat, ketamakan, dan keserakahan yang harus dikendalikan.</p>
<p>Bagiku Evolusi dapat dinalar sebagai perubahan regresif dan juga dapat sebagai perubahan progresif. evolusi regresif berarti perubahan menuju kekurangan, kerusakan dan kebinasaan sedangkan evolusi progresif adalah perubahan menuju kesempurnaan. Terma sempurna-nya manusia memang agak <em>absurd</em>. Bila terma itu diserahkan kepada manusia, maka berkuasa, dan menguasai pintu-pintu yang mendatangkan kapital adalah kesempurnaan. Tidak dapat dinafikan kalau manusia memang ingin selalu bereksistensi. Mulai dari penamaan saja, seorang ayah kan berusaha mencari nama yang berbeda dari lainnya, minimal unik dan mempunyai distingsi walaupun hanya sebatas lingkungan RT. Setiap manusia diberikan Tuhan kemampuan untuk bertahan hidup. Balita pun ketika keluar dari rahim segera menghisap susu ibunya, ketika jatuh pada waktu belajar berjalan segera bangun dan mencoba mengulangi meskipun harus jatuh kembali. Hal itu semua tidak lain merupakan fitrah dan spirit manusia yang tidak pernah mau menyerah menuju kesempurnaan. </p>
<p>Bagiku, evolusi regresif kan selalu terjadi dan tidak bisa dihindari karena kesejatian materi adalah fana. Maka rusak dan binasa memang suatu kemestian yang tidak dapat dihindari. Upaya mempertahankan materi, melanggengkan kekuasaan, menggapai kemapanan dalam ekonomi dan mempertahankan kecantikan merupakan kesia-siaan. Semuanya tidak dapat tergapai kecuali frustasi. Karena semuanya kan menuju kesempurnaan dengan kefanaan. Sedangkan evolusi progresif bisa terjadi di alam spirit, mental dan fitrah manusia. Kecenderungan menuju keabadian, sang Pemilik Sejati tidak dapat dihindari. Upaya peniadaan kehendak pribadi merupakan suatu kemestian menuju Kehendak Sang Pemilik Pribadi dan Alam Semesta. Kesempurnaan tidak dapat tercapai bila kita masih hidup dan masih mempunyai kehendak pribadi. Matilah sebelum kematian itu datang. Biarkan kehendak Tuhan mengalir dalam diri kita. Biarlah kita menjadi tangan, kaki dan tindakan semesta. Karena kesempurnaan sejati yang hakiki hanya ada dan terjadi di evolusi progresif, evolusi yang terjadi pada sektor spiritual. Evolusi yang perlu diusahakan dan penuh perjuangan.  </p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/303/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=303&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/05/17/kesempurnaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bencana</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2010/02/12/bencana/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2010/02/12/bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 08:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pojok celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[ketika kesulitan mulai muncul apakah ada kaitannya dengan dosa ketika derita mulai menerpa apakah ada kaitannya dengan salah ketika kesengsaraan mulai dirasa apakah ada kaitannya dengan mereka ketika nestapa mulai merajalela apakah ada kaitannya dengan saya ketika bencana mulai menjelma apakah ada kaitannya dengan Dia kenapa harus ada bencana yang melanda kenapa harus ada nestapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=277&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ketika kesulitan mulai muncul<br />
apakah ada kaitannya dengan dosa<br />
ketika derita mulai menerpa<br />
apakah ada kaitannya dengan salah<br />
ketika kesengsaraan mulai dirasa<br />
apakah ada kaitannya dengan mereka<br />
ketika nestapa mulai merajalela<br />
apakah ada kaitannya dengan saya<br />
ketika bencana mulai menjelma<br />
apakah ada kaitannya dengan Dia</p>
<p>kenapa harus ada bencana yang melanda<br />
kenapa harus ada nestapa<br />
kenapa harus ada yang kehilangan<br />
kenapa harus ada rintihan yag memilukan<br />
kenapa harus ada tangisan yang menyayatkan<br />
untuk apa itu semua menjelma</p>
<p>jikalau semua bencana karena perbuatan-Mu<br />
apakah Engkau kecewa karena tidak lagi disembah<br />
jikalau semua malapetaka karena tindakan-Mu<br />
apakah karena Engkau masih butuh dipuja<br />
apakah Engkau masih butuh pengakuan<br />
bahwa diri-Mu adalah Tuhan<br />
pemilik segala eksistensi yang ada</p>
<p>Engkau dzat yang Maha Agung<br />
tidak mungkin Engkau masih butuh pengakuan sebagai Tuhan<br />
Engkau dzat yang Maha Tidak Bergantung<br />
tidak mungkin Engkau membutuhkan apapun untuk mengingatkan<br />
Engkau dzat yang Maha Terjaga<br />
tidak mungkin bencana karena kelalaian dan kealpaan dari-Mu</p>
<p>lalu untuk siapakah bencana ada<br />
dan kenapa bencana menjelma di sekitar kita<br />
semata-mata untuk kita yang merasa memiliki&#8230;<br />
karena keinginan kita untuk senantiasa menjelama menjadi tuhan<br />
penguasa dan pemilik segala entitas yang selalu butuh pengakuan</p>
<h3><strong>إنا لله وإنااليه راجعون<br />
</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://nahawan.wordpress.com/category/pojok-celoteh/'>pojok celoteh</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=277&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2010/02/12/bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Wajib al-Wujud&#8221;</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/12/08/wajibul-wujud/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/12/08/wajibul-wujud/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 02:04:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Jika Engkau adalah Wajib al-Wujud Maka di mana wujud-Mu jika hendak kucari Jika Engkau adalah wujud yang tidak terbatas Apakah wujud terbatas mampu bertemu dengan diri-Mu Jika Engkau adalah immateri Maka apakah materi diperkenankan bersatu dengan-Mu Apakah selamanya diri-Mu kan transenden bagi kami Apakah ruh yang terbalut jasad diizinkan menatap-Mu Mendengarkan titah-Mu, merasakan keberadaan-Mu bahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=280&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Engkau adalah <em>Wajib al-Wujud</em><br />
Maka di mana wujud-Mu jika hendak kucari<br />
Jika Engkau adalah wujud yang tidak terbatas<br />
Apakah wujud terbatas mampu bertemu dengan diri-Mu<br />
Jika Engkau adalah immateri<br />
Maka apakah materi diperkenankan bersatu dengan-Mu</p>
<p>Apakah selamanya diri-Mu kan transenden bagi kami<br />
Apakah ruh yang terbalut jasad diizinkan menatap-Mu<br />
Mendengarkan titah-Mu, merasakan keberadaan-Mu bahkan memeluk-Mu<br />
Bukankah seluruh jasad adalah materi yang lekang oleh waktu<br />
Maka bagaimana mungkin wujud yang tidak tak terbatas merasakan yang tidak terbatas<br />
Maka kemustahilan bagi materi mendeteksi immateri<br />
kecuali materi yang telah terkosongkan tanpa isi</p>
<p>Apakah kekosongan dapat tercapai ketika masih terbatasi dengan jiwa<br />
Ribuan asma masih menyelimuti kami selama masih ada kehidupan<br />
Bukankah kami masih ingin bereksistensi selama Kau titipkan nafs kepada kami<br />
Bagaimana mungkin kami membuang seluruh keinginan kami<br />
jika hidup ini penuh dengan kepentingan dan tendensi untuk terus mempertahankan diri<br />
Lalu bagaimana cara kami untuk menafikan seluruh entitas kecuali diri-Mu<br />
Kau ajarkan kepada kami kerendahan, ketundukan, kepasrahan tidak lain untuk merasakan keberadaan-Mu<br />
Bukankah samudra yang membentang menjadi puncak bersatunya seluruh sungai karena kerendahannya<br />
Jika Engkau adalah samudra dan kami adalah sungai<br />
Maka ajarkan kepada kami kepasrahan sejati agar bisa bersama-Mu</p>
<p>Wahai Samudra yang membentang sebagai puncak kebahagiaan<br />
Wahai sungai yang terus merendah hingga terjadinya pertemuan<br />
Kesamaan dzat-mu lah yang telah mempersatukan dirimu<br />
yang tidak ada sekat ataupun pembatas yang dapat memisahkan dirimu<br />
lalu bagaimana jarak antara kami dengan diri-Mu<br />
Apakah meninggalkan jasad adalah satu-satunya pintu untuk bisa bertemu<br />
dan ber-imanen bersama Wujud-Mu<br />
Lalu kenapa Engkau memberikan jarak antara kita dengan surga<br />
Jika yang dituju oleh seluruh pecinta-Mu adalah diri-Mu<br />
Wahai&#8230;.<em>Wajib al-Wujud<br />
</em></p>
<br />Posted in puisi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=280&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/12/08/wajibul-wujud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taqdir</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/08/19/taqdir/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/08/19/taqdir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 02:38:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[mana yang lebih indah antara menerima takdir atau membentuk takdir&#8230; mana yang lebih utama sabar kan takdir atau meminta takdir yang baru&#8230; mana yang lebih sempurna antara berserah diri atau bergegas menuju yang kita harapkan&#8230; mana yang lebih baik antara penerima atau peminta&#8230; banyak manusia mencapai maqam qona&#8217;ah dan berbahagia tapi sebagian lain begitu resah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=261&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://1.bp.blogspot.com/_QUm-UjRstMo/Scl02FAJI7I/AAAAAAAAAV4/yttCk19qH6U/s320/Takdir1.jpg" alt="takdir" /><br />
mana yang lebih indah antara menerima takdir atau membentuk takdir&#8230;<br />
mana yang lebih utama sabar kan takdir atau meminta takdir yang baru&#8230;<br />
mana yang lebih sempurna antara berserah diri atau bergegas menuju yang kita harapkan&#8230;<br />
mana yang lebih baik antara penerima atau peminta&#8230;</p>
<p>banyak manusia mencapai <em>maqam qona&#8217;ah </em>dan berbahagia<br />
tapi sebagian lain begitu resah dan merasa gundah<br />
banyak manusia berlomba meminta<br />
tapi sebagian yang lain begitu pasrah dan berserah</p>
<p>Tuhan&#8230;<br />
ketika Engkau telah mencipta kenapa juga Engkau menentukan<br />
apakah ketentuan-Mu meliputi awal dan juga akhir kehidupan<br />
lalu kenapa Engkau mewajibkan<em> ikhtiyar</em> petanda keangkuhan<br />
bukankah segala ketentuan yang Kau gariskan kan berpindah sesuai harapan<br />
apakah harapan itu yang Kau damba dan nantikan<br />
karena tidak mungkin pengetahuan-Mu tidak meliputi segala sesuatu ke depan</p>
<p>atau Kau hanya terlibat pada proses awal dan Kau berlepas diri setelahnya<br />
segala harapan, ketentuan pada manusia merupakan <em>causalitas</em> apa yang diusahakan<br />
dan Kau pun hanya merestui dengan penuh keridhoan<br />
lalu apa maksud-Mu bila ternyata restu-Mu membawa petaka bagi yang mengusahakan<br />
apakah petaka itu murka-Mu ataukah ujian dari-Mu</p>
<p>Allahumma Robbi &#8216;izzati &#8216;amma yashifun&#8230;<br />
semua takdir tidak lain adalah ujian dan juga musibah<br />
ada juga yang mengambilnya sebagai hikmah&#8230;<br />
pembuka tabir tersembunyi yang terjaga</p>
<p>Demi dzat-Mu yang Maha Mengetahui dan Maha Adil<br />
tidak ada seorang manusiapun yang mengetahui takdir kehidupannya<br />
manusia hanya berusaha untuk mewujudkan takdir yang diharapkan<br />
meskipun kadang ragu, apakah ini kebaikan atau keburukan<br />
manusia cuma bisa berencana&#8230;<br />
namun segalanya terserah Anda&#8230;</p>
<br />Posted in puisi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=261&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/08/19/taqdir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_QUm-UjRstMo/Scl02FAJI7I/AAAAAAAAAV4/yttCk19qH6U/s320/Takdir1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">takdir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Raker II</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/23/doa-raker-ii/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/23/doa-raker-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 08:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji hanya milik-Mu, wahai Pemilik Kedermawanan, Keagungan, Ketinggian, Kebesaran dan Kebijaksanaan Ya Robbana, Ya Sami’un ’Alim Wahai Dzat Yang Tidak Pernah Lalai Kaulah yang melihat segala kemaksiatan yang kami lakukan Kaulah yang mengetahui segala kebusukan yang kami sembunyikan Kaulah yang menyembunyikan segala aib yang kami kerjakan Ampuni lisan kami yang terlalu sibuk dengan hinaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=256&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segala puji hanya milik-Mu, wahai Pemilik Kedermawanan, Keagungan, Ketinggian, Kebesaran dan Kebijaksanaan<br />
Ya Robbana, Ya Sami’un ’Alim<br />
Wahai Dzat Yang Tidak Pernah Lalai<br />
Kaulah yang melihat segala kemaksiatan yang kami lakukan<br />
Kaulah yang mengetahui segala kebusukan yang kami sembunyikan<br />
Kaulah yang menyembunyikan segala aib yang kami kerjakan<br />
Ampuni lisan kami yang terlalu sibuk dengan hinaan dan cercaan&#8230;<br />
Ampuni mata kami yang terlalu sibuk dengan tontonan dan lamunan<br />
Ampuni kami yang selalu kufur atas nikmat yang Kau berikan<br />
Ampuni kami yang selalu ingkar atas amanat yang Kau titipkan<br />
Ampuni kami yang terlalu tamak kan dunia yang melenakan<br />
Ampuni kami Ya Allah atas ibadah yang kami tinggalkan<br />
Ampuni kami atas segala kesombongan yang kami banggakan<br />
Ampuni Kami atas kesia – siaan yang kami kerjakan</p>
<p>Wahai Yang Maaf-Nya lebih sering dari siksa-Nya<br />
Wahai Yang Ridho-Nya lebih besar dari murka-Nya<br />
Wahai Dzat yang selalu membuka pintu ampunan  yang kami abaikan<br />
Mudahkan kami Ya Allah mengetuk pintu ampunan yang Kau janjikan<br />
Basuh kami dengan lautan maghfiroh-Mu Ya Ghaffar Wahai Dzat Yang Maha Pengampun<br />
Jikalau dosa ini tidak Kau ampuni, maka kemana lagi kami kan mencari harapan<br />
Jangan Kau putuskan harapan kami, Jangan Kau campakkan kami yang sangat fakir dan butuh belas kasihan<br />
dari – Mu Yang Maha Rahman</p>
<p>Robbana dholamna anfusana wa in lam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khosirin</p>
<p>Ya Robbana Ya Mu’min Muhaimin Ya Salam&#8230;<br />
Wahai Dzat Pemberi Keselamatan<br />
Karuniakan kepada kami kebahagiaan, ketenangan dan  rasa kecukupan<br />
Karena kami yakin Engkaulah Dzat Yang Maha Adil, Maha Pengasih dan Penyayang.</p>
<p>Rabbana&#8230;<br />
Karuniakan kepada kami ke ikhlasan untuk menerima segala takdir yang Kau gariskan<br />
Ajarkan kepada kami memahami setiap ketentuan yang Kau tetapkan<br />
Kumpulkan kami dengan orang orang yang mencintai-Mu dan Kau pun mencintainya<br />
Sadarkan kami Ya Allah bahwa hidup penuh dengan perjuangan dan pengorbanan<br />
Dekatkan kami kepada orang orang yang lemah dan dipinggirkan<br />
Bukakan mata kami untuk melihat segala penderitaan yang terabaikan<br />
Bukakan telinga kami untuk mendengar segala rintihan yang menyayatkan<br />
Bukakan hati kami Ya Allah agar dapat mengambil hikmah atas segala bencana yang menimpa negeri ini<br />
Jadikan kami hamba yang peka dan dapat merasakan ratapan kesengsaraan, ketidakadilan, kelaparan, penindasan, kekejaman yang melanda segala penjuru tanah air ini<br />
Satukan kami dalam kebersamaan untuk mewujudkan negeri yang penuh kedamaian<br />
Jadikan kami Ya Allah umat yang punya visi, misi yang peduli akan nasib rakyat dan kesejahteraan<br />
Jadikan negeri kami Ya Allah negeri yang penuh dengan kedamaian, kemakmuran dan ketentraman<br />
Wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Mengabulkan&#8230;.</p>
<p>Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’un alim<br />
Wa tub ’alaina innaka anta tawwaburrohim&#8230;</p>
<p>Konsinyering, 31 Jan – 1 Feb 2008<br />
Puspiptek Serpong</p>
<br />Posted in doa  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=256&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/23/doa-raker-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Hati Bicara</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/22/ketika-hati-bicara/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/22/ketika-hati-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 01:55:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Allah menciptakan hati darinya berbagai rasa membuncah menyeruak saling berdesakan berhimpitan membentuk simponi nurani yang selalu bergerak menuju perbuatan fitri wahai hati yang tulus&#8230; adakah dengki dalam dirimu adakah benci dalam sudut sudutmu adakah &#8220;rindu&#8221; selain kepada Rabb-Mu adakah tempat walau se-inchi dalam ruas kalbumu untuk menyebut selain Kekasih-MU tidak tidak ada&#8230; maafkan diriku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=251&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Allah menciptakan hati<br />
darinya berbagai rasa membuncah menyeruak<br />
saling berdesakan berhimpitan membentuk simponi nurani<br />
yang selalu bergerak menuju perbuatan fitri</p>
<p>wahai hati yang tulus&#8230;<br />
adakah dengki dalam dirimu<br />
adakah benci dalam sudut sudutmu<br />
adakah &#8220;rindu&#8221; selain kepada Rabb-Mu<br />
adakah tempat walau se-inchi dalam ruas kalbumu<br />
untuk menyebut selain Kekasih-MU</p>
<p>tidak tidak ada&#8230;<br />
maafkan diriku wahai &#8220;pemilik hati sementara&#8221;<br />
semua telah membentuk getar getar rindu merapat dan<br />
memadat dalam setiap lubuk hatiku&#8230;<br />
tidak ada lagi kebencian apalagi kedengkian<br />
karena telah menjelma dalam wirid &#8220;Pemilik Sejatiku&#8221;<br />
darinya deraian air mata ketulusan berjatuhan<br />
darinya untaian dzikir bergema beriringan<br />
darinya setiap gerakan selalu mengikuti ke manapun<br />
&#8220;Pemilik Sejatiku&#8221; menyeru</p>
<p>aku merindu wahai &#8220;pemilik hati sementara&#8221;&#8230;<br />
biarkan rindu ku membuncah mengikuti para<br />
pemuja-Nya<br />
merindu bahkan ingin selalu bertemu dengan Wajah-Nya<br />
aku terbuai dalam kenangan manis senja berjuang<br />
bersama mujahid muda di bawah naungan ukhuwah<br />
merasakan manisnya mengajarkan anak-anak etika<br />
merasakan dinginnya air wudhu tahajud dini hari<br />
merasakan linangan air mata dzikir taubat yang tidak<br />
pernah terputus karena takut akan murka-Nya<br />
merasakan manisnya keyakinan akan rizki dengan dhuha<br />
merasakan manisnya berkah dengan berbagi&#8230;<br />
biarkan diriku lepas darimu wahai &#8220;pemilik hati<br />
sementara&#8221;&#8230;wahai manusia yang hanya sebatas asma<br />
yang kini sedang terjebak dalam lilitan nafsu&#8230;</p>
<p>Ya Allah, sekarang nuraniku berbicara&#8230;<br />
kenapa Kau ciptakan nafsu bila hamba tidak sanggup<br />
mengarahkan menuju diri-Mu&#8230;<br />
ajarkan hamba Ya Rabbi<br />
Kaulah Ya Huda&#8230;Wahai Pemilik Petunjuk<br />
Kaulah yang menciptakan hamba dalam bentuk &#8220;<em>an-nas</em>&#8220;<br />
jikalau hamba boleh memilih&#8230;<br />
jadikan hamba malaikat-Mu, atau makhluk apapun yang<br />
tidak memiliki nafsu untuk ingkar kepada-Mu<br />
maafkan hamba yang melupakan hati yang Kau titipkan&#8230;<br />
hamba merindu&#8230;satukan hamba dengan hati hamba&#8230;<br />
jangan cerai beraikan kami <em>Ya Mahbub</em><br />
izinkan kami selalu bersama dalam kehidupan dan<br />
kematian&#8230;mata ini mulai lelah dalam tangisan&#8230;<br />
jadikan dia saksi dari persaksian kehinaan diri<br />
hamba&#8230;</p>
<br />Posted in diary  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=251&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/22/ketika-hati-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Sedih</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/16/tidak-ada-sedih/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/16/tidak-ada-sedih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 08:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[diary]]></category>
		<category><![CDATA[pojok celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[terlihat gemerlap dunia&#8230;..karena ada cahaya tapi&#8230;apakah kegelapan itu ada??? hangatnya mentari terjadi karena adanya panas yang menyelimuti tapi&#8230;apakah dingin itu sebuah eksistensi??? Tidak&#8230;tidak sayang&#8230;. kegelapan itu tidak ada&#8230;. yang ada hanyalah ketiadaan cahaya&#8230; sehingga kita merasakan kegelapan&#8230;.. sekali lagi tidak ada dingin&#8230;.. yang ada hanyalah karena ketiadaan panas&#8230;.. gelap dan dingin hanya karena ketiadaan&#8230;.dia bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=233&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>terlihat gemerlap dunia&#8230;..karena ada cahaya<br />
tapi&#8230;apakah kegelapan itu ada???<br />
hangatnya mentari terjadi karena adanya panas yang menyelimuti<br />
tapi&#8230;apakah dingin itu sebuah eksistensi???</p>
<p>Tidak&#8230;tidak sayang&#8230;.<br />
kegelapan itu tidak ada&#8230;.<br />
yang ada hanyalah ketiadaan cahaya&#8230;<br />
sehingga kita merasakan kegelapan&#8230;..</p>
<p>sekali lagi tidak ada dingin&#8230;..<br />
yang ada hanyalah karena ketiadaan panas&#8230;..</p>
<p>gelap dan dingin hanya karena ketiadaan&#8230;.dia bukan wujud&#8230;tapi maujud&#8230;.<br />
yang diwujudkan karena kehampaan&#8230;.</p>
<p>apakah cinta itu ada????<br />
ya&#8230;cinta memang wujud tapi dia hanya esensi&#8230;bukan eksistensi yang dapat kau indera&#8230;.tapi dapat kau rasakan&#8230;..<br />
kau nikmati karena Al-Waduud menyemaikan dalam hatimu&#8230;<br />
mengikatnya dan memenuhi dalam seluruh relung qalbumu&#8230;</p>
<p>apakah benci itu ada????<br />
tidak kebencian itu tidak ada&#8230;.<br />
yang ada hanyalah ketiadaan cinta dan kasih sayang&#8230;..</p>
<p>cinta menderivasikan makna&#8230;.<br />
kebahagiaan dan ketenangan yang kau rasakan tak lebih dari turunan hati<br />
bila hati dinda merasakannya&#8230;<br />
janganlah dicampakkan&#8230;&#8230;<br />
tapi peliharalah&#8230;dan biarkan dia terus bersemi hingga berwarna warni menghiasi&#8230;<br />
hidupmu yang hanya sekali&#8230;..</p>
<br />Posted in diary, pojok celoteh  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=233&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/16/tidak-ada-sedih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhir Fana</title>
		<link>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/15/ada-dan-tiada/</link>
		<comments>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/15/ada-dan-tiada/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 08:13:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahawan.wordpress.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[kenapa laut harus mengalami pasang dan juga surut kenapa matahari terbit di pagi hari dan terbenam di senja hari kenapa ada malam dengan bertabur bintang dan juga ada siang berselimut awan kenapa ada kematian yang memisahkan dan juga ada kehidupan yang memadukan kenapa ada awal sebagai permulaan dan juga akhir sebagai perpisahan kenapa ada kekal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=222&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hfz83.files.wordpress.com/2007/03/cool.jpg?w=560" alt="kiamat fana" /><br />
kenapa laut harus mengalami pasang dan juga surut<br />
kenapa matahari terbit di pagi hari dan terbenam di senja hari<br />
kenapa ada malam dengan bertabur bintang dan juga ada siang berselimut awan<br />
kenapa ada kematian yang memisahkan dan juga ada kehidupan yang memadukan<br />
kenapa ada awal sebagai permulaan dan juga akhir sebagai perpisahan<br />
kenapa ada kekal keabadian dan juga ada fana kesementaraan</p>
<p>apakah hakikat berbeda adalah keterpisahan atau kebersamaan&#8230;<br />
apakah pengklasifikasian dapat muncul bila tidak ada perbedaan<br />
bukankah nama-nama mereka muncul karena keunikan dan distingsi yang ada<br />
dan melekat pada setiap eksisten<br />
bukankah kami juga diberikan akal untuk melakukan katagorisasi<br />
dan memberikan nama berdasarkan ciri yang melekat pada setiap yang ada<br />
apakah mungkin penamaan diberikan tanpa diikuti tanda-tanda yang berbeda<br />
dalam logika kami tidak mungkin&#8230;karena kami hanya diberikan akal untuk menganalisa<br />
bahkan bertahan untuk selalu ada dengan membuat diriku berbeda dengan lainnya<br />
karena aku ada bukan karena aku berfikir, tapi aku ada karena aku berbeda</p>
<p>maka bagaimana mungkin Engkau kan mengakhiri alam fana ini dengan tiupan sangkakala<br />
dan langitpun tak bisa menghindar bila harus bertabrakan dengan bumi<br />
gunung pun tak bisa menolak ketika terangkat bagai anai-anai<br />
apakah itu semua karena perintah-Mu atau karena hukum alam-Mu<br />
jikalau karena perintah-Mu, rasanya tidak mungkin karena selama ini Kau adalah dzat Yang Maha Rahman<br />
jikalau karena hukum alam-Mu maka umur langit dan bumi serta seluruh makhluk yang hidup di dalamnya memang sudah renta<br />
sudah saatnya hancur&#8230;dan digantikan oleh langit&#8230;bumi&#8230;dan seluruh makhluk yang baru<br />
karena tidak mungkin Kamu ada hanya seorang diri tanpa kami makhluk-Mu<br />
sebagaimana ketika Kau menciptakan kami dahulu kala<br />
untuk mengenalkan diri-Mu sebagai yang kekal dan kami yang fana<br />
dan untuk menyembah-Mu sebagai yang menciptakan dan kami yang diciptakan<br />
karena Engkau adalah Kholik dan kami makhluk<br />
karena Engkau ada kamipun &#8220;ada&#8221;</p>
<br />Posted in puisi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahawan.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahawan.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahawan.wordpress.com&amp;blog=1089167&amp;post=222&amp;subd=nahawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahawan.wordpress.com/2009/06/15/ada-dan-tiada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a3e9862270ac099b59f766770edeb9c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hfz83.files.wordpress.com/2007/03/cool.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kiamat fana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
