kiamat fana
kenapa laut harus mengalami pasang dan juga surut
kenapa matahari terbit di pagi hari dan terbenam di senja hari
kenapa ada malam dengan bertabur bintang dan juga ada siang berselimut awan
kenapa ada kematian yang memisahkan dan juga ada kehidupan yang memadukan
kenapa ada awal sebagai permulaan dan juga akhir sebagai perpisahan
kenapa ada kekal keabadian dan juga ada fana kesementaraan

apakah hakikat berbeda adalah keterpisahan atau kebersamaan…
apakah pengklasifikasian dapat muncul bila tidak ada perbedaan
bukankah nama-nama mereka muncul karena keunikan dan distingsi yang ada
dan melekat pada setiap eksisten
bukankah kami juga diberikan akal untuk melakukan katagorisasi
dan memberikan nama berdasarkan ciri yang melekat pada setiap yang ada
apakah mungkin penamaan diberikan tanpa diikuti tanda-tanda yang berbeda
dalam logika kami tidak mungkin…karena kami hanya diberikan akal untuk menganalisa
bahkan bertahan untuk selalu ada dengan membuat diriku berbeda dengan lainnya
karena aku ada bukan karena aku berfikir, tapi aku ada karena aku berbeda

maka bagaimana mungkin Engkau kan mengakhiri alam fana ini dengan tiupan sangkakala
dan langitpun tak bisa menghindar bila harus bertabrakan dengan bumi
gunung pun tak bisa menolak ketika terangkat bagai anai-anai
apakah itu semua karena perintah-Mu atau karena hukum alam-Mu
jikalau karena perintah-Mu, rasanya tidak mungkin karena selama ini Kau adalah dzat Yang Maha Rahman
jikalau karena hukum alam-Mu maka umur langit dan bumi serta seluruh makhluk yang hidup di dalamnya memang sudah renta
sudah saatnya hancur…dan digantikan oleh langit…bumi…dan seluruh makhluk yang baru
karena tidak mungkin Kamu ada hanya seorang diri tanpa kami makhluk-Mu
sebagaimana ketika Kau menciptakan kami dahulu kala
untuk mengenalkan diri-Mu sebagai yang kekal dan kami yang fana
dan untuk menyembah-Mu sebagai yang menciptakan dan kami yang diciptakan
karena Engkau adalah Kholik dan kami makhluk
karena Engkau ada kamipun “ada”

About nahawan

seseorang yang tertarik dengan alam imaginal tapi terjebak dalam alam fana... berusaha mencari titik temu dan ingin melesat dalam nirwana yang kini kelabu dan penuh sembilu.... @sulaeman79

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s